Buy on Rumor then Sell on News

Ketika kita melakukan investasi saham, tentunya kita harus aktif untuk mencari berbagai macam informasi mengenai perusahaan-perusahaan yang sahamnya diperdagangkan.

Kita bisa mendapatkan informasi dari media masa, dari teman- teman kita, dan juga dari analisa perusahaan sekuritas.

Informasi tersebut bisa berupa informasi yang mengandung kebenaran dan didukung oleh data-data yang lengkap, tetapi ada pula yang sifatnya adalah kabar burung.

Informasi yang belum diketahui kebenarannya atau sifatnya adalah kabar burung ini disebut dengan rumor. Setiap hari kita akan mendapatkan informasi yang sifatnya rumor ini dari berbagai macam pihak.

Rumor yang terus menerus dibicarakan oleh begitu banyak orang, tidak jarang bisa menggerakkan harga sebuah saham. Biasanya orang- orang yang pertama kali menyebarkan rumor ini memiliki tujuan untuk menaikkan harga sebuah saham.

Ada sebagian orang yang spesialis untuk mengamati rumor ini- Mereka akan menyelidiki dari satu rumor ke rumor yang lainnya. Pada saat mereka menemukan satu rumor yang dibicarakan hampir oleh semua orang maka orang-orang ini akan membeli saham tersebut meskipun sebelumnya tidak pernah mengetahui informasi apapun mengenai perusahaan itu.

Orang ini akan memegang saham tersebut sampai dikeluarkannya berita resmi yang berkaitan dengan rumor yang beredar. Pada Saat berita resmi keluar dan harga saham naik maka mereka justru melepaskan saham yang mereka miliki.
Sebagai contoh, misalnya saja suatu Saat berkembang rumor bahwa sebuah perusahaan properti bernama Duta Graha Indah, yang memiliki kode saham DGIK, mendapatkan proyek pembangunan perumahan mewah di sebuah kota besar di Indonesia. Diperkirakan perusahaan tersebut akan mendapatkan keuntungan sangat besar dari proyek tersebut.

Rumor ini terus menerus dibicarakan oleh begitu banyak orang. Tentu ada sebagian orang yang menganggapnya hanya angin lalu saja, ada yang menganggapnya sebagai berita bohong dan ada juga yang iseng untuk mengikuti apa kata rumor tersebut.

Orang-orang yang iseng tersebut seringkali berhasil membuat harga saham DGIK yang semula diam pada harga Rp- 100,- per lembar menjadi bergerak naik.

Jika rumor tersebut benar, maka biasanya pihak Duta Graha Indah akan memberikan informasi yang benar melalui media massa. Jika informasi yang disampaikan tersebut ternyata mengatakan bahwa memang benar mereka mendapatkan sebuah proyek pembangunan perumahan mewah di sebuah kota besar dan memaparkan keuntungan yang akan didapatkannya maka Saat itu para pemain saham akan saling berebut untuk membeli saham DGIK. Tidak jarang ketika berita tersebut disampaikan kepada mmsyarakat, harga saham DGIK bergerak naik dengan sangat cepat sekali.

Beberapa orang yang sudah membeli pada Saat rumor beredar hanya perlu untuk berkonsentrasi menjual saham pada harga yang diinginkan.

Itulah prinsip buy on rumor then sell on news. Pertanyaannya adalah bagaimana jika rumor tersebut ternyata tidak benar? Jika hal itu terjadi maka biasanya pihak Duta Graha Indah tidak akan memberikan berita apapun kepada masyarakat melalui media massa.

Jika dalam beberapa waktu berselang tidak ada satu berita pun yang berkaitan dengan rumor yang pernah beredar maka kita bisa menyimpulkan bahwa rumor tersebut adalah informasi yang tidak benar. Kita bisa segera menjual saham yang kita miliki dengan risiko mengalami capital loss.

Selain berkaitan dengan proyek-proyek yang didapatkan sebuah perusahaan, rumor yang sering berkembang adalah mengenai keuntungan yang akan dicatatkan pada laporan keuangan.

Perusahaan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia, diwajibkan untuk selalu membuat laporan keuangan secara periodik. Masa-masa mendekati keluarnya laporan keuangan tersebut biasanya akan muncul rumor berkaitan dengan keuntungan yang diperoleh sebuah perusahaan.

Rumor yang mengatakan bahwa sebuah perusahaan akan membukukan kenaikan keuntungan biasanya akan membuat saham perusahaan tersebut mengalami kenaikan.

Selain berkaitan dengan keuntungan, sebuah kebijakan dari pemerintah juga bisa dijadikan sebuah rumor, misalnya saja suatu saat ada rumor yang mengatakan bahwa setiap orang asing bisa membeli properti di Indonesia. Rumor tersebut akan membuat saham-saham dari perusahaan yang bergerak di bidang properti mengalami kenaikan.

Ketika suatu saat, keluar sebuah berita yang mengatakan bahwa orang asing boleh memiliki properti di Indonesia yang harganya diatas Rp3M dan hanya untuk jangka waktu tertentu maka saham-saham dari perusahaan properti yang semula bergerak naik mulai mengalami penurunan.

Jika kita ingin melakukan strategi ini, maka kita harus bisa mendapatkan informasi mengenai kapan sebuah berita resmi berkaitan dengan rumor tersebut keluar. Tanpa mengetahui jadwal tersebut maka kita akan tertinggal dan bisa-bisa mengalami kerugian.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *