Beli Saham ikut Trend Asing

Intinya juga masih merupakan strategi ikut-ikutan hanya saja yang kita ikuti adalah apa yang dilakukan oleh perusahaan sekuritas Asing.

Di Indonesia ini, perusahaan sekuritas pada umumnya dikelompokkan menjadi dua macam yaitu perusahaan sekuritas asing dan perusahaan sekuritas lokal.

Perusahaan sekuritas asing biasanya mengelola dana yang dimiliki oleh pihak asing dalam jumlah yang sangat besar. Begitu besarnya dana yang dikelola oleh perusahaan asing ini sampai-sampai ada pemain saham yang mengatakan bahwa pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia sebenarnya adalah sangat dipengaruhi oleh transaksi yang dilakukan perusahaan sekuritas asing.

Jika pada suatu saat perusahaan sekuritas asing tersebut melakukan transaksi jual maka indeks harga saham gabungan akan turun, demikian halnya ketika mereka melakukan transaksi beli maka indeks harga saham gabungan juga akan mengalami kenaikan.

Kita memiliki hak untuk bertanya kepada broker yang melayani kita mengenai informasi yang dilakukan pihak asing. Dalam satu hari, pihak asing bisa dalam posisi net sell yang artinya mereka lebih banyak melakukan transaksi jual atas saham yang mereka miliki, atau bisa juga posisi Net Buy yang artinya mereka banyak transaksi pembelian saham.

Biasanya posisi net buy atau net sell juga bisa teridentifikasi pada pergerakan harga US dollar. Jika pihak asing banyak melakukan pembelanjaan di pasar modal atau dalam posisi net buy maka rupiah akan menguat sehingga harga US dollar akan turun misalnya dari Rp. 14.300,- per US dollar menjadi Rp. 14.000,- per US dollar. Jika pihak
asing banyak menjual saham yang mereka miliki maka biasanya rupiah akan melemah sehingga harga US dollar akan naik, misalnya dari Rp. 13.900,- per US dollar Rp. 14.100,- pet US dollar.

Tugas kita hanya mencari tahu apa yang sedang asing lakukan. Jika posisi asing sedang net buy maka kita bisa membeli saham-saham yang direkomendasikan. Jika asing sedang dalam posisi net sell maka kita hanya perlu menjual saham-saham yang direkomendasikan untuk dijual, itu pun jika kita memiliki saham yang dimaksudkan. Jika kita tidak memiliki saham yang direkomendasikan untuk dijual maka kita hanya akan menonton pergerakan saham yang ada. Kita harus menunda pembelian.

Selain mengamati posisi net buy dan net sell yang dilakukan oleh pihak asing, kita juga bisa melakukan transaksi jual dan saham dengan cara mengikuti tindakan yang dilakukan mereka.

Jika kita datang pada sebuah perusahaan sekuritas, maka kita bisa melihat running trade detik per detik transaksi saham yang terjadi di Bursa Efek Indonesia. Dalam data running trade tersebut biasanya kita bisa melihat perusahaan sekuritas mana yang melakukan transaksi beli dan perusahaan sekuritas mana yang melakukan transaksi jual.
Pada masing-masing kode perusahaan sekuritas tersebut terdapat kode tambahan yang memudahkan kita untuk mengetahui apakah perusahaan sekuritas tersebut adalah perusahaan asing atau lokal.

Pada umumnya perusahaan sekuritas asing diberikan kode F yang berarti foreign. Perusahaan sekuritas lokal diberikan kode D yang berarli domestic. Dari dua macam kode tersebut kita bisa memantau saham-saham apa saja yang ditransaksikan.

Jika misalnya pada suatu Saat banyak sekali perusahaan sekuritas berkode F melakukan penjualan saham PTBA maka jika kita memiliki saham tersebut kita bisa langsung mengikuti untuk melakukan transaksi jual saham PTBA.

Jika pada suatu Saat banyak perusahaan sekuritas berkode F melakukan transaksi beli saham UNVR maka jika kita memiliki dana maka kita bisa segera mengikuti melakukan transaksi beli saham UNVR.

Ketika asing beli kita ikut beli, ketika asing jual kita ikut jual. Jangan pernah melawan transaksi yang dilakukan oleh pihak asing. Itu adalah prinsip utama dalam strategi ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *