Belajar dari Warren Buffett Way

Dalam dunia investasi saham, seorang bernama Warren Buffett telah membuktikan dirinya bisa menjadi sangat kaya raya dengan melakukan investasi secara pasif pada perusahaan-perusahaan unggulan.

Setiap kali Mr. Buffett selalu mengingatkan bahwa hendaknya kita memilih saham dari sebuah perusahaan yang kira-kira masih akan eksis seratus tahun lagi.

Ketika membeli saham kita harus berpikir bahwa kita sedang membeli sebuah perusahaan atau sebuah bisnis, bukan sekedar selembar kertas yang hari ini harganya naik kemudian turun keesokan harinya. Kita harus memilih saham-saham unggulan terbaik seperti ketika kita akan memilih pasangan hidup.

Hendaknya kita berpikir bahwa ketika kita membeli saham maka kita akan memegang saham tersebut bukan dalam waktu 10 menit ataupun 10 hari, melainkan kita akan tetap memegangnya selama 10 tahun ke depan. Kita harus sangat serius ketika berada dalam sebuah proses memilih, sampai-sampai Mr. Buffet mengatakan bahwa kita harus memilih saham dengan asumsi bahwa keesokan harinya bursa saham akan tutup selama sepuluh tahun.

Ketika kita membayangkan bahwa bursa saham akan tutup selama sepuluh tahun ke depan, yang artinya kita tidak bisa menjual saham yang kita miliki maka tentunya kita akan memfokuskan diri untuk memilih perusahaan yang akan terus menghasilkan keuntungan selama sepuluh tahun. Jika kita bisa menemukan perusahaan tersebut maka sepuluh tahun kemudian, pada Saat bursa saham kembali dibuka, kita akan mendapatkan gain Sangat besar.

Perusahaan-perusahaan yang akan tetap bertahan selama sepuluh tahun ke depan dengan tetap menghasilkan keuntungan yang besar adalah perusahaan yang memiliki parit yang luas.

Memiliki parit yang luas artinya produk-produk yang dihasilkannya sudah menjadi kebutuhan pokok sebagian besar masyarakat yang menjadi segmen pasarnya. Produk- produk tersebut sudah tertanam dalam hati konsumen sedemikian kuat sehingga bisa dikatakan hampir tidak mungkin ada seorang konsumen yang akan berpindah menggunakan produk yang dihasilkan oleh kompetitor.

Sebagai salah satu contoh saham yang dimiliki oleh Mr. Buffet pada Saat artikel ini ditulis adalah saham dari perusahaan Coca-Cola.
Kita ketahui bersama bahwa hampir semua orang di seluruh dunia mulai dari rakyat jelata hingga keluarga bangsawan semuanya mengenal minuman dalam kaleng yang Coca—Cola. Mulai dari warung kecil di pinggir jalan sampai dengan hotel yang paling mewah semuanya menjual Coca-Cola.

Di sebagian besar negara bahkan jika ada kuis yang menanyakan sebuah pertanyaan kepada seorang penduduk, “apa nama minuman berwarna hitam yang menyegarkan?” hampir semua penduduk menyebut merek padahal mungkin saja yang benar dari kuis itu adalah “liang teh”

Minuman Coca—Cola diterima Oleh dunia dan Coca—Cola memiliki parit perlindungan yang sangat luas bagi produknya.
Maksudnya seorang pesaing akan sangat kesulitan untuk merebut pasar yang dikuasai Oleh Coca-Cola. Misalnya seorang JOkO Salim mendapatkan dana dari sindikat investor untuk mendirikan sebuah yang mirip Coca—Cola, dengan yang lebih enak dan harga lebih murah, belum tentuk proyek tersebut bisa dengan mudah merebut pangsa pasar penggemar Coca-Cola.

Jika kita dalam perusahaan semacam Coca-Cola untuk jangka panjang seperti yang dilakukan Mr. Buffett maka bisa dipastikan kita akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar.

Bisakah hal itu dilakukan di Bursa Efek Indonesia? Jawabannya adalah BISA!. Di BEI sendiri ada sekian ratus saham yang diperjualbelikan setiap harinya. Kita bisa memilih dari sekian ratus saham tersebut. saham-saham yang memiliki sifat mirip dengan Coca-
Cola.

Mari kita membahas salah satu contoh yang ada, perhatikan saham UNVR. Perhatikan juga anggota keluarga kita, teman-teman kita dan semua orang di Indonesia ini. Setiap hari mereka menggunakan salah satu produk dari Unilever. Mulai dari orang-orang yang tinggal di perkampungan kumuh sampai orang-orang yang tinggal di perumahan mewah, hampir dipastikan selalu menggunakan produk Unilever.

Selain penggunanya sangat banyak sekali, produk yang dihasilkan oleh Unilever tersebut juga merupakan produk yang selalu habis setelah digunakan. Sabun, shampoo, pasta gigi, dan masih banyak produk yang lainnya. Jika kita berkunjung ke sebuah supermarket, pasti akan selalu kita temui produk-produk Unilever.

Saham UNVR memiliki sifat yang mirip dengan saham Coca- Cola. Saham ini sangat cocok untuk kita koleksi sebagai sarana investasi jangka panjang.

Masih banyak saham-saham yang diperdagangkan di BEI yang memiliki sifat seperti saham Coca-Cola.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *